You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Marga Jaya
Logo Kampung Marga Jaya
Kampung Marga Jaya

Kec. Meraksa Aji, Kab. Tulang Bawang, Provinsi Lampung

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMPUNG MARGA JAYA KECAMATAN MERAKSA AJI KABUPATEN TULANG BAWANG

ORIENTASI TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

Administrator 10 Agustus 2022 Dibaca 160 Kali
ORIENTASI TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

MargaJayaNews, www.margajaya.smart-tuba.id, (10/08/2022) - Masalah stunting masih menjadi perhatian secara nasional yang perlu mendapatkan penanganan guna percepatan penurunan stunting di Indonesia. Stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya dan memiliki penyebab utama kekurangan nutrisi (gizi).

Ada dua poin yang menjadi faktor utama  penyebabnya stunting pada anak, antara lain: (1) Kurang asupan gizi selama hamil;(2)Kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi.

Dalam rangka percepatan penurunan stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Tulang Bawang membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang yang terdiri dari 8 kampung, yaitu Kampung Marga Jaya, Kampung Paduan Rajawali, Kampung Karya Bhakti, Kampung Mulyo Aji, Kampung Bina Bumi, Kampung Kecubung Raya, Kampung Sukarame, dan Kampung Bangun Rejo.  Tim ini bertugas untuk memonitor dan melaporkan kasus stunting di wilayah masing-masing.

TPK terdiri dari tiga unsur, yaitu bidan atau tenaga kesehatan, PKK, dan kader Keluarga Berencana (KB). Tim akan bekerja dibawah koordinasi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Meraksa AJi Kabupaten Tulang Bawang.

TPK akan melakukan pendampingan pada tiga kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, serta baduta dan balita. Tugasnya adalah melakukan pengawasan dan edukasi kepada kelompok sasaran untuk mencegah stunting.

Penulis: Fathurrohman Al Ayubi, S.Si.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.039.573.982,00 Rp 1.039.573.982,00
100%
Belanja
Rp 0,00 Rp 851.475.857,00
0%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp -126.788.205,00
0%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kampung
Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00
100%
Dana Desa
Rp 686.915.000,00 Rp 686.915.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 45.037.034,00 Rp 45.037.034,00
100%
Alokasi Dana Kampung
Rp 305.437.262,00 Rp 305.437.262,00
100%
Bunga Bank
Rp 184.686,00 Rp 184.686,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kampung
Rp 0,00 Rp 537.100.976,00
0%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kampung
Rp 0,00 Rp 278.374.881,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kampung
Rp 0,00 Rp 36.000.000,00
0%